Konversi Sepeda Motor Listrik di Bali: Mengubah Motor yang Kita Punya untuk Masa Depan Rendah Karbon
Sepeda Motor sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Kendaraan yang kita gunakan untuk mobilitas sehari-hari, kini perlahan bertransisi menggunakan energi listrik. Namun, transisi yang kita lakukan tidak harus selalu dari membeli motor listrik baru.

Kini, motor bensin dapat diubah menjadi motor listrik.
Proses inilah yang disebut konversi sepeda motor listrik. Mesin pembakaran berbahan bakar bensin dilepas dan digantikan dengan sistem penggerak listrik, baterai, serta komponen pendukung lainnya. Sebagian besar bagian fisik kendaraan, termasuk rangka (body), tetap menggunakan kendaraan yang sudah ada sebelumnya.
Pendekatan ini semakin relevan ketika kendaraan roda dua masih menjadi bagian penting dari mobilitas sehari-hari masyarakat Indonesia. Konversi ini memungkinkan mendukung transisi menuju transportasi rendah karbon dilakukan dengan memanfaatkan kendaraan yang sudah ada.
Mengapa dunia mulai beralih ke kendaraan listrik?
Transportasi jalan masih menjadi salah satu sumber emisi global yang besar. International Energy Agency (IEA) mencatat emisi langsung dari transportasi jalan berada di atas 6 gigaton CO₂, sementara aktivitas kendaraan terus meningkat. Kendaraan listrik menjadi salah satu teknologi yang tersedia saat ini untuk mengurangi emisi langsung dari knalpot.
Perubahan ini sudah terlihat pada kendaraan roda dua dan tiga. Pada 2025, sekitar 11 juta kendaraan roda dua dan tiga listrik terjual secara global, atau sekitar 15% dari seluruh penjualan pada segmen tersebut. Sekitar 10% dari kendaraan roda dua dan tiga dunia kini sudah menggunakan tenaga listrik.
Bagi Asia Tenggara, isu ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari karena sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi utama. IEA menyebut kendaraan roda dua listrik sebagai salah satu pintu masuk yang relatif terjangkau menuju mobilitas listrik, terutama di negara berkembang.
Indonesia juga mendorong konversi sepeda motor listrik
Konversi motor bukan konsep yang berdiri di luar kebijakan nasional.
Indonesia telah memiliki kerangka percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019, yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023. Regulasi tersebut memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan dukungan pemerintah pusat maupun daerah.
Secara lebih spesifik, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 39 Tahun 2023 mengatur proses konversi sepeda motor dengan penggerak motor bakar menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai.
Pemerintah juga pernah menetapkan dukungan biaya konversi melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2023. Regulasi tersebut mengatur bantuan dalam bentuk potongan biaya konversi sebesar Rp10 juta per unit melalui bengkel konversi.
Dari sisi target, pemerintah menempatkan kendaraan roda dua sebagai bagian penting dari transisi. Grand Strategi Energi Nasional menetapkan sasaran sekitar 13 juta kendaraan listrik roda dua pada 2030, termasuk kendaraan baru dan hasil konversi. Kementerian ESDM sebelumnya juga menargetkan kontribusi konversi motor BBM sebagai bagian dari percepatan tersebut.
Apa manfaat mengonversi motor bensin ke listrik?
Salah satu keunggulan utama konversi adalah memanfaatkan kendaraan yang sudah dimiliki. Pemilik tidak selalu perlu mengganti seluruh kendaraan hanya untuk beralih ke tenaga listrik. Dengan mempertahankan kendaraan yang ada dan mengganti sistem penggeraknya, konversi menjadi salah satu alternatif untuk mulai menggunakan mobilitas berbasis listrik.
Setelah dikonversi, motor tidak lagi menggunakan bensin untuk menghasilkan tenaga. Motor listrik juga tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot ketika digunakan. Hal ini dapat membantu mengurangi emisi langsung dari penggunaan kendaraan, terutama ketika listrik yang digunakan berasal dari sumber energi rendah karbon seperti tenaga surya.
Motor listrik menghasilkan suara mesin yang lebih rendah dibandingkan mesin pembakaran. Karakter tenaga motor listrik juga berbeda karena torsi tersedia sejak awal, sehingga memberikan pengalaman berkendara yang responsif dan lebih halus.
Dari sisi penggunaan dan perawatan, sistem penggerak listrik memiliki karakter yang berbeda dari mesin pembakaran. Komponen seperti oli mesin, busi, dan beberapa bagian mekanis pada mesin bensin tidak lagi digunakan. Artinya, beberapa kebutuhan perawatan rutin pada motor bensin tidak lagi diperlukan. Meski begitu, komponen seperti baterai, motor listrik, sistem kelistrikan, rem, ban, dan komponen keselamatan lainnya tetap perlu diperiksa secara berkala.
Dari Bali, Menguji Ekosistem melalui NADI
Melalui Node of Advanced Decarbonized Infrastructure (NADI), su-re.co sedang mengembangkan pendekatan transportasi rendah karbon yang menghubungkan kendaraan listrik dengan energi surya, bengkel konversi, pengembangan teknisi lokal, dan pemantauan emisi.
NADI merupakan bagian dari proyek yang didukung melalui Low Carbon Development Initiative–Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF). Inisiatif Indonesia–Inggris ini mendukung solusi teknologi yang dapat menurunkan emisi sekaligus menghasilkan manfaat sosial-ekonomi dan pembelajaran untuk penerapan yang lebih luas.
Punya Vario, Beat, NMAX, atau PCX? Ini kesempatan untuk ikut!
Sebagai bagian dari implementasi NADI, su-re.co sedang mencari 30 orang pertama di Bali yang tertarik mengonversi motor bensinnya menjadi motor listrik secara GRATIS.
Program awal ini diperuntukkan bagi pemilik motor:
Honda Vario
Honda Beat
Yamaha NMAX
Honda PCX
Jika motormu termasuk salah satu tipe tersebut dan kamu tertarik mencoba bagaimana rasanya menggunakan motor hasil konversi listrik, ini adalah kesempatan untuk menjadi bagian dari tahap awal perjalanan NADI di Bali.
Pastikan dokumen kendaraanmu siap, seperti KTP, STNK, dan BPKP, serta kondisi sepeda motor yang baik untuk dikonversi!
Daftarkan minatmu melalui formulir pendaftaran kami atau hubungi su-re.co melalui DM Instagram dan email ke info@su-re.co untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan proses konversi.

Comments